PARENTAL ADVISORY!
Nih kejadian waktu aku ngajak makan seorang temanku dari kampungnya yang berjarak 200 km dari Medan untuk makan malam. Ni anak lugunya bukan main. Pernah waktu makan McD di Medan, tempat sambel dia kirain tempat cuci tangan.
Kali ini ceritanya dia baru datang ke Jakarta dan belum pernah tapi kepengen banget makan sop kambing karena rasanya beda sama sop kambing di Medan. Jadilah kita makan di salah satu kawasan jajanan malam yang rame pengunjung di daerah Jakarta Utara.
Seperti biasa, kalo kita masuk ke warung tenda sop kambing , pertama kali yang kita lakukan adalah memilih organ tubuh mana yang kita inginkan untuk dijadiin sop. Organ tubuh kambing ini dicampur semua ke dalam sebuah baskom gede yang di taro diatas sebuah meja panjang yang menyatu dengan meja makan pengunjung. Ada daging, tulang muda, kaki kambing, kuping, otak, paru, lidah dan lain-lain.
Aku yang lagi kecapean malam itu langsung duduk. Agak males milih-milih, palingan nanti aku cuma milih daging, paru sama otak. Nah temanku dengan semangatnya langsung berdiri di depan baskom yang masih ditutup dengan serbet. Jebret! langsung dibukanya.
“BANG! INI APAAAA???” kata temanku ini dengan suara khas anak Sumatera Utara yang menggelegar. Sekumpulan emak-emak lanjut usia yang lagi makan disebelahnya sampe loncat karena kaget.
“Ini… tulang muda” kata si penjual sup kambing.
“OOOH! AKU MAU LAH DUA BIJIK” katanya kayak lagi pake toa.
Setelah diambil dengan garpu dan dimasukkan ke dalam mangkuk, temanku nanya lagi
“KALO INI APA BANG??? KULIT??”
Mas-mas itu udah pasrah kalo sebentar lagi gendang telinganya jebol “bukaaaan…. itu paru-paru”
“OOH! MAU LAH AKU DUA BIJIK!” kata temanku itu lagi dan nyambung
“AKU JUGA MAU LIDAH SATU SAMA DAGING DUA SAMA OTAK SATU”
Emak-emak yang pake busana hijau dari atas kepala sampai sepatu seperti meringis kesakitan. Dia kayaknya udah gak tahan lagi dengerin suara temanku itu. Aku cuma cekikikan aja.
Tiba-tiba temanku itu teriak memanggilku yang sedang duduk manis sekitar 3 meter dari dia
“RIPAAAAA!!!!!!!!!!! KAU MAU MAKAN APAAAAA????” teriaknya menggelegar
Aku yang sedang iseng kepengen candain dia, langsung nunjuk-nunjuk di daerah selangkanganku sambil tersenyum jahil.
“OOOH! KONT*****L!!!” teriaknya makin keras, “BANG!! KONT****L NYA ADA BANG?????? KONT*LNYA YANG MANA???” teriaknya lagi sambil memandang ke arah penjual itu dengan wajah tak berdosa.
Crooooooooooooooooooooot!!!!!!!! Semua emak-emak yang sedang makan memuncratkan kuah sop dari mulutnya. Pengamen yang sedang nyanyi langsung diam, mobil-mobil stop semua, tukang parkir melongo, kucing-kucing berhenti berjalan sambil ada sebutir keringat yang gede banget di keningnya seperti komik jepang. Suasana hening seketika kayak di pause gitu. Krik…krik..krik..
Aku yang semulanya cuma pengen isengin dia langsung tertunduk malu sambil megangin kepala. Ya ampuuun. Mas-mas penjual cuma mengelengkan kepala terus ngaduk-ngaduk mangkuk pake kuah sop dan langsung dikasi ke temanku itu.
Setelah dia duduk, temanku itu langsung bilang dengan suara yang pelan banget ,
“Rip… setauku itu namanya torpedo”
“Sudahlah…habiskan saja sop mu…, aku mau makan sate padang aja” kataku lemah sambil pergi mesen ke warung sebelah.